24 June 2011

Bergelut Dengan Penderitaan Hidup di TransTV

Kita belum akan bercerita lagi bagaimana kisah-kisah penderitaan IW akibat fitnah dan kezaliman yang dialaminya.

Sementara ini ada kebutuhan lain yang sangat mendesak pada IW yang harus segera dibantu terutama mengenai akibat yang terjadi setelah kezaliman itu terjadi.

Fitnah dengan membabibuta yang dilakukan oleh Wishnutama Direktur Utama TransTV dan kelompoknya,percobaan pembunuhan di jalan raya antara Tuban dan Babat,diburu intel polisi,intimidasi oleh intel polisi dan yang menghebohkan adalah penangkapan oleh Polda Metro Jaya.

Ini bukan cerita bohong tetapi fakta dan tanpa rekayasa apapun.Memang cerita yang digelar di blog ini seperti sebuah reality show yang biasa di tayangkan di televisi.

Singkat kata cerita itu kita break dulu,kita berbincang dengan hal-hal yang mendesak pada diri IW sekarang.

Tanya: Mas,boleh tahu kesulitan Anda sekarang?

Jawab: Boleh saja,secara ekonomi saya hancur lebur.Saya tidak punya apa-apa lagi.Semua isi rumah sudah habis saya jual.Sekarang tinggal pakaian, itupun sudah mulai banyak yang robek-robek.

Terutama pakaian anak saya yang masih duduk di bangku SD kelas 1 yang kemarin sudah dapat raport kenaikan kelas.Nilainya lumayan masuk 10 besar di SD favorit di kota saya.

Saya kadang terenyuh melihat pakaian anak-anak saya,saya tidak mampu lagi membelikan pakaian.Jangankan pakaian,celana dalam serta kaos singlet buat dipakai ke sekolah saja saya tidak mampu lagi membelikan.Waktu sepatunya robek,saya malah dikasih sama ustad yang jualan sepatu.Alhamdulillah masih ada yang kasihan dengan anak saya.Banyak lah cerita tentang kesulitan saya memenuhi kebutuhan sandang anak saya termasuk anak saya yang nomor dua.Karena saya tidak bisa membelikan celana Pramuka yang sudah lusuh,anak itu keluar dari Pramuka.Padahal anak itu di Pramuka prestasinya bagus,menjadi Ketua Dewan Pramuka dan sering mengikuti kegiatan Pramuka termasuk pecinta alam dan kemah.Namun sayang karena semua itu membutuhkan biaya dan saya tidak bisa memenuhi maka semua kegiatan itu ditinggalkan oleh anak saya.

Tanya: Mas,kalau ada pembaca yang membantu dengan mengirim pakaian bekas layak pakai bagaimana?

Jawab: Yah,saya memang sedang membutuhkan,jadi kalau ada, ya saya terima dengan senang hati.

Tanya: Selain itu apa lagi kesulitan Mas?

Jawab: Hari Sabtu kebetulan saya mengambil raport anak saya yang di SD dan SMK.Terus ketika saya mengambil raport yang di SMK saya disodori biaya daftar ulang.Saya kaget juga.Saya bilang sama Bu Ayu Kepala Bagian Keuangan bahwa saya gak punya uang.Terus Bu Ayu bilang "ya bapak isi saja surat pernyataan kesanggupan melunasi,ini hanya persyaratan administrasi saja,nanti kalau bapak belum bisa membayar ya bapak menghadap ke Kepala Sekolah saja,siapa tahu dapat dispensasi".

Memang saya sudah dapat dispensasi dari Kepala Sekolah bahwa saya boleh membayar kapan saja kalau punya uang.Saya masih ada uang Jamsostek yang cukup untuk membayar biaya sekolah tetapi pencairannya nanti bulan Nopember 2011.Jadi saya membuat surat pernyataan dengan Kepala Sekolah bahwa saya akan membayar rapel tunggakan biaya sekolah pada bulan Nopember 2011 setelah uang Jamsostek cair.

Tanya: Berapa jumlah uang Jamsostek itu?

Jawab: Yah sekitar 2 juta,cukup kalau untuk membayar tunggakan biaya sekolah yang masih menjadi tanggungan saya.

Tanya: Mas,anak pertama bagaimana kabarnya?

Jawab: Oh ya,Alhamdulillah dia sudah dapat pekerjaan.Namun belum bisa kirim uang karena kebutuhannya masih banyak.Kebetulan dia bekerja di luar pulau tepatnya di Kalimantan.

Sekarang masih dalam masa percobaan jadi saya tidak mau mengganggu dulu.

Tanya: Kembali ke kesulitan Mas sekarang,sesulit apa keadaan Mas?

Jawab: Secara materil saya hancur.Saya sudah tidak punya apa-apa.Kadang ketika kesulitan ekonomi datang,saya minta bantuan saudara-saudara.Mereka mengerti keadaan saya dan mengulurkan tanga entah 100 rb,200rb hingga 1 juta.Dan semuanya untuk biaya sekolah anak-anak saya.

Sebenarnya kalau hanya untuk makan keluarga,saya masih sanggup tetapi ketika pengeluaran besar datang yang nominalnya lebih dari 100rb,saya sudah kelimpungan.

Setiap bulan ketika tagihan listrik datang,saya tidak sanggup bayar.Kalau sudah begitu saya cari-cari obyekan servis kompor LPG atau HP.Alhamdulillah Allah SWT masih memberi jalan.

Tanya: Sedih sekali Mas,apa tidak mencoba kerja lagi?

Jawab: Dengan kejadian difitnah,mau dibunuh,diburu intel dan ditangkap saya trauma ikut orang.Saya mau mandiri sekarang.Babak belur kalau kerja sendiri lebih tidak beresiko daripada ikut orang.

Saya kapok kerja ikut orang apalagi difitnah seperti itu saya suka troumatis.

Pernah saya melamar kerja disebuah industri plastik.Ketika saya malihat kantor perusahaan itu,kepala saya langsung pusing dan saya pulang menuju wartel.Saya hubungi Pakde saya sambil saya bilang saya tidak sanggup lagi bekerja.Mental saya sering down.

Tanya: Berat juga kondisi phsikis Anda,terus dengan usaha Anda?

Jawab: Usaha itu sebenarnya jalan, cuman saya berhadapan dengan kondisi alam.Tahun kemarin ketika hujan turun hampir setiap hari,usaha saya berkali-kali kolaps.Saya dapat suntikan dari kakak saya yang dokter.Tapi malu juga kalau menadahkan tangan terus.

Saya harus bisa melawan keadaan ini.Meskipun tertatih-tatih saya menghadapinya dengan sabar.

Tanya: Bantuan apa yang bisa kita lakukan untuk Mas?

Jawab: Dalam jangka pendek ini saya sedang recovery ekonomi saya yang ambruk.Saya perlu dana supaya usaha saya bisa jalan.Saya mau membuat taman bermain anak-anak.Taman bermain itu nanti akan saya isi dengan mobil-mobilan untuk anak-anak.Letaknya di sekitar warung Siomay dan Es Doger.Jadi sembari anak-anaknya main,orang tuanya bisa menunggui sambil minum Es atau makan Siomay.Cuman saya gak punya modal karena kalau saya hargai per mainan 250rb kalau 5 biji saja sudah berapa?

Tanya: Mainan itu akan disewakan?

Jawab: Rencananya mainan anak-anak itu saya sewakan 2000 per jam.Dengan hasil sewa itu paling tidak membantu kalau jualannya lagi drop.

Tanya: Selain taman bermain anak,apa keinginan Mas?

Jawab: Saya ingin juga melengkapi property warung siomay saya.Kebetulan letaknya di pinggir sungai.Kalau malam udaranya dingin sekali.Nah disekitar tanggul sungai saya akan hampar warung lesehan.Saya butuh tikar karet untuk lesehan dan meja kecil.Diatas meja kecil itu nanti saya akan hidupkan lilin sehingga kalau malam kesannya romantis jadi sambil makan siomay dan es doger di pinggir sungai dengan cahaya lilin kecil.

Terus saya juga butuh kursi dan meja payung cafe.Namun semua itu butuh dana besar.

Tanya: Baik Mas, mudah-mudahan ada yang mau membantu supaya usahanya bisa menghidupi keluarga dan semoga Anda tetap sabar menghadapi kesulitan hidup Anda dan dilindungi oleh Yang Maha Kuasa.Kita sudahi dulu tanya jawab ini,begitulah kesulitan hidup yang dihadapi IW akibat FITNAH KEJAM yang dilakukan oleh Wishnutama Direktur Utama TransTV.Tunggu kabar lainnya disini!!!!!


TO BE CONTINUE..............................................